Mahasiswa KKN Unhas Gelar Skrining Gula Darah Gratis di Kelurahan Bangkai

oleh

SIDRAP : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kelurahan Bangkai, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, menggelar skrining gula darah gratis bagi warga berusia 18 tahun ke atas. Kegiatan yang dimulai pada 13 Juli 2026 itu memanfaatkan pelayanan rutin Pos Pembantu (Pustu) Kelurahan Bangkai, Posyandu di Kampung Dare, serta kunjungan dari rumah ke rumah (home visit) untuk menjangkau warga yang belum sempat mengikuti pemeriksaan.

Skrining gula darah tersebut merupakan program kerja bidang kesehatan mahasiswa KKN Unhas sebagai upaya deteksi dini diabetes melitus. Pelaksanaan pemeriksaan dipusatkan pada kegiatan pelayanan kesehatan yang telah rutin berlangsung di Kelurahan Bangkai sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan skrining secara lebih mudah. Sebelum pemeriksaan, mahasiswa melakukan pendataan identitas serta anamnesis terpimpin untuk menggali riwayat kesehatan dan faktor risiko peserta. Selanjutnya, pemeriksaan gula darah sewaktu dilakukan kepada setiap peserta.

Setelah hasil pemeriksaan diperoleh, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai kondisi gula darah peserta, disertai edukasi tentang faktor risiko diabetes melitus, upaya pencegahan, serta anjuran pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan.

Penanggung jawab program, Indira Amelia Putri Hendra, menjelaskan tujuan kegiatan ini.
“Melalui program ini, kami ingin masyarakat dapat mengetahui kondisi gula darahnya sejak dini. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, mahasiswa KKN telah memberikan pemeriksaan gula darah kepada 80 orang masyarakat berusia 18 tahun ke atas, yang tersebar dari pelayanan Pustu Kelurahan Bangkai, Posyandu Kampung Dare, maupun kunjungan rumah ke rumah di Kelurahan Bangkai. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena kegiatan pemeriksaan masih berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya deteksi dini diabetes melitus. Hasil skrining diharapkan menjadi informasi awal bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan apabila diperlukan sehingga risiko komplikasi akibat diabetes melitus dapat dicegah sejak dini.

Pembawa berita INDIRA Mahasiswi KKN-PK

EDITOR : HATI SAMESSA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *